TUMOR

TUMOR

Apa itu TUMOR? Ya, tumor adalah pertumbuhan sel-sel tubuh yang abnormal. Sel merupakan unit terkecil yang menyusun jaringan tubuh manusia. Masing-masing sel mengandung gen yang berfungsi untuk menentukan pertumbuhan, perkembangan, atau perbaikan yang terjadi dalam tubuh.

Penyebab Tumor, Pengertian Tumor, Timbulnya Tumor, Pengobatan Tumor, Gejala Tumor, Diagnosis Tumor, Terapi Tumor, Penyembuhan Tumor, Pencegahan Tumor

Kemunculan Tumor

Ada beberapa gen yang berfungsi untuk mengontrol apakah suatu sel harus mati, membelah diri (bertambah banyak), atau berubah untuk menjadi bentuk tertentu (contoh: sel saraf atau sel otot). Apabila terjadi suatu perubahan (mutasi) pada gen-gen tersebut, maka kontrol pertumbuhan sel pun akan terganggu.

Pada kondisi ini, sel-sel tua tidak mati walaupun sudah saatnya, dan sel-sel baru akan terbentuk meskipun tubuh tidak memerlukannya. Akibatnya, kumpulan sel-sel tambahan ini akan membentuk suatu massa, atau yang biasa disebut dengan tumor.

Jenis Tumor

Ketika mendengar kata tumor, banyak orang yang menduga bahwa penyakit ini pasti mematikan. Tetapi anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena tumor terbagi ke dalam 2 kategori, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor jinak hanya tumbuh pada satu bagian tubuh dan tidak menyebar atau menyerang bagian lain. Sementara tumor ganas atau yang sering disebut kanker adalah tumor yang dapat menyerang jaringan di sekitarnya, masuk ke pembuluh darah, dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Tumor jinak juga biasanya tidak akan tumbuh lagi setelah diangkat, sedangkan tumor ganas memiliki kemungkinan untuk kambuh.

Penyebab dan Faktor Resiko Tumor

Hingga saat ini, penyebab tumbuhnya tumor masih belum diketahui secara pasti. Tumor jinak dan ganas memiliki penyebab dan faktor resiko yang hampir sama, antara lain:

Merokok

Merokok seringkali dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker sel darah putih (leukimia), serta kanker pada berbagai organ lain seperti kerongkongan (esofagus), paru, mulut, pankreas, ginjal, dan lambung. Di Amerika Serikat tercatat bahwa merokok bertanggung jawab terhadap 30% dari seluruh kematian akibat kanker.

Infeksi

Ada sejumlah virus dan bakteri memiliki kemampuan untuk menyebabkan kanker, antara lain:

  • Human papillomavirus (HPV) yang meningkatkan resiko kanker mulut rahim (serviks), penis, vagina, anus, dan orofaring.
  • Virus hepatitis B dan hepatitis C yang meningkatkan resiko kanker hati.
  • Epstein-Barr virus yang meningkatkan resiko limfoma Burkitt.
  • Helicobacter pylori yang meningkatkan resiko kanker lambung.

Radiasi

Terdapat dua jenis radiasi yang diduga berpotensi meningkatkan resiko kanker, yakni radiasi ultraviolet dari sinar matahari serta radiasi ion dari peralatan medis seperti sinar-X, CT scan, fluoroskopi, dan radiasi terapi nuklir.

Obat-obatan

Penyebab Tumor, Pemicu TumorYaitu obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan jenis ini digunakan pada kondisi tertentu, seperti pada pasien yang baru saja mendapatkan transplantasi organ. Obat-obatan ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker karena menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan pertumbuhan sel-sel kanker.

Pola Makan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan resiko kanker kolorektal, serta berfungsi melindungi tubuh dari kanker di mulut, kerongkongan, lambung, dan paru-paru. Selain itu, pola makan yang tinggi lemak, protein, kalori, dan daging merah diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kolorektal, meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Konsumsi Alkohol

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi alkohol berkaitan erat dengan meningkatnya resiko kanker mulut, kerongkongan, payudara, hati, dan kolorektal.

Aktivitas Fisik

Sejumlah penelitian berkesimpulan bahwa orang yang aktif secara fisik memiliki resiko yang lebih rendah untuk menderita kanker kolorektal dibanding mereka yang tidak aktif. Beberapa penelitian lain juga menyatakan bahwa aktivitas fisik dapat membantu melawan kanker endometrium dan kanker payudara pada wanita pasca-menopause.

Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Bahaya Obesitas, Resiko Kelebihan Berat Badan, Tumor, KankerBerbagai jenis kanker yang mungkin terjadi akibat obesitas antara lain adalah kanker payudara pasca-menopause, kanker kolorektal, rahim, esofagus, ginjal, dan pankreas. Namun, belum ada bukti jelas apakah penurunan berat badan pada pengidap obesitas mampu menurunkan resiko terjadinya kanker.

Diabetes

Diabetes dan kanker memiliki faktor resiko yang hampir sama, yaitu usia tua, obesitas, merokok, pola makan yang tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik. Karena itu, sulit ditentukan apakah faktor resiko kanker meningkat akibat diabetes atau karena faktor-faktor resiko tersebut.

Faktor Lingkungan

Paparan terhadap berbagai bahan kimia di lingkungan telah banyak dikaitkan dengan resiko terjadinya kanker. Misalnya, resiko kanker paru akan meningkat akibat asap rokok, polusi udara, dan asbestos. Air minum yang mengandung tembaga dalam jumlah cukup tinggi akan meningkatkan resiko kanker pada kulit, paru, dan saluran cerna.

Genetik atau Keturunan

Tidak semua jenis kanker bersifat keturunan. Namun pada beberapa kasus, mutasi gen dapat diturunkan ke anggota keluarga, misalnya gen BRCA1. Wanita yang sejak awal memiliki gen BRCA1 punya kemungkinan 80 persen untuk menderita kanker payudara. Jenis kanker lain yang dapat diturunkan pada anggota keluarga meliputi kanker ovarium, rahim, prostat, melanoma, retinoblastoma, limfoma Hodgkin, dan limfoma non-Hodgkin.

Gejala-gejala Tumor

Tumor dapat menyebabkan berbagai gejala. Beberapa gejala dan tanda klinis umumnya bisa berupa:

  • Sering merasa tidak sehat.
  • Merasa sangat lelah.
  • Demam dan menggigil.
  • Tidak nafsu makan.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Berkeringat pada malam hari.

Meski demikian, tiap tumor memiliki indikasi berbeda-beda tergantung jenis dan lokasi pertumbuhannya. Contohnya, tumor otak dapat menyebabkan gejala sakit kepala tidak tertahankan, muntah-muntah secara mendadak, serta kejang-kejang. Sementara gejala tumor paru jinak dapat berupa batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah hingga akhirnya menjadi batuk darah, sesak napas, rasa nyeri di dada serta kelelahan.

Ada juga jenis tumor ganas yang bahkan tidak menyebabkan gejala hingga mencapai stadium lanjut, misalnya kanker serviks serta kanker hati. Karena itu, Anda disarankan untuk selalu waspada dan memeriksakan diri ke dokter jika mengalami kondisi yang terasa janggal meski sekilas tampak ringan.

Diagnosis dan Pengobatan Tumor

Selain menanyakan riwayat penyakit, gejala, dan memeriksa kondisi fisik, dokter akan menyertakan beberapa jenis pemeriksaan untuk memastikan diagnosis pasien. Pemeriksaan-pemeriksaan tersebut di antaranya adalah:

  • Tes darah lengkap dan evaluasi fungsi organ.
  • CT, MRI atau PET scan. Langkah ini berfungsi mengonfirmasi letak serta tingkat penyebaran tumor.
  • Rontgen dada.
  • Biopsi atau pengambilan sampel tumor. Pemeriksaan ini digunakan untuk memastikan ganas atau tidaknya tumor yang diidap.

Apabila terdiagnosis positif mengidap tumor tertentu, dokter akan membantu Anda dalam menentukan langkah pengobatan yang sesuai. Metode penanganan tumor yang akan Anda jalani tergantung pada jenis, lokasi tumbuhnya tumor, dan tingkat keganasan tumor.

Terdapat sejumlah metode penanganan untuk mengatasi tumor ganas. Langkah yang umumnya dianjurkan meliputi:

  • Operasi pengangkatan.
  • Kemoterapi.
  • Radioterapi.
  • Terapi biologis.
  • Terapi target yang hanya mencari dan menyerang sel-sel kanker.

Pasien umumnya membutuhkan kombinasi dari 3 metode, yaitu operasi pengangkatan, kemoterapi, dan radioterapi.

Jika tumor ganas masih berada pada 1 lokasi dan belum menyebar, kanker tersebut biasanya akan diangkat melalui prosedur operasi.

Tumor jinak juga umumnya dapat diangkat. Namun apabila tidak mengganggu kinerja organ dan tidak berdampak buruk pada kesehatan sama sekali, tumor jinak terkadang tidak perlu diangkat.

Makin dini tumor terdeteksi, kemungkinan pasien untuk sembuh juga makin tinggi. Karena itu, semua tumor (ganas maupun jinak) sebaiknya segera didiagnosis dan ditangani karena berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan apabila dibiarkan.

Langkah Pencegahan Tumor

Tidak ada metode pencegahan yang dapat memberikan perlindungan total dari munculnya tumor. Tetapi ada sejumlah langkah sederhana yang dapat kita lakukan untuk menurunkan resiko terjadinya kanker. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang, seperti meningkatkan konsumsi makanan berserat (terutama sayuran) dan mengurangi konsumsi makanan berlemak atau yang mengandung bahan pengawet.
  • Menjaga berat badan yang sehat agar terhindar dari obesitas.
  • Membatasi konsumsi minuman keras.
  • Menghalau pajanan sinar matahari, contohnya dengan menggunakan tabir surya.
  • Meminimalisasi pajanan senyawa kimia yang mengandung racun, misalnya dengan mengenakan masker saat naik kendaraan umum.
  • Meminimalisasi pajanan terhadap radiasi.
  • Menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin.
  • Menjalani vaksinasi yang dibutuhkan untuk mencegah kanker, seperti vaksin HPV.
  • Biasakan minum Chlorophyll Plus agar pH darah Anda terjaga tetap lebih basa. Karena ketika pH darah drop hingga keasaman 5,8 saja, sel kanker langsung aktif.

Untuk mempermudah mengingat hal apa saja yang perlu Anda ingat untuk mengurangi resiko kanker, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah membuat sebuah singkatan, yakni “CERDIK”.

Cek kesehatan secara berkala

Enyahkan asap rokok

Rajin aktivitas fisik

Diet sehat dengan kalori seimbang atau DETOX

Istirahat yang cukup

Kelola stres

Nutrisi Detox, Nutrisi Diet Sehat, Diet Kalori Seimbang, Diet Terbaik, Cara Diet Terbaik, Detox Diet Terbaik, Smart Detox, Detox Your Body, Sentra Detox

Informasi DETOX:  SentraDetox.net

Agen Spirulina di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Agen Spirulina di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Synergy Spirulina, Nutrisi Spirulina, Fungsi Spirulina, Legalitas Spirulina, Manfaat Spirulina, Kandungan Spirulina, Khasiat Spirulina, Anjuran Pemakaian Spirulina, Agen Spirulina, Harga Spirulina, Toko Spirulina, Apotek Spirulina, Distributor Spirulina, Stokis Spirulina, Solusi Jantung Sehat, Spirulina Murah, Pesan Spirulina, Nomor BPOM Spirulina, Testimoni SpirulinaAgen Spirulina Nusa Tenggara Timur menjadi primadona yang dinantikan kehadirannya oleh jutaan orang di berbagai kota. Oeh karena itu, kali ini blog Independent Distributor NSP-Synergy Worldwide menyuguhkan informasi Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur. Apakah Anda mampir di blog sederhana ini karena mencari informasi tentang Spirulina? Ya, memang betul bahwa Spirulina adalah alga biru hijau yang tumbuh di perairan hangat di seluruh dunia. Spirulina mengandung protein sangat lengkap antara 65-71% dibanding daging sapi yang hanya 22%.

Ganggang mengandung delapan asam amino esensial: enzim, asam gamma linolenat (asam lemak esensial), gula tumbuhan alami, beta-karoten, carotenoid, vitamin B Kompleks, vitamin E, serta mineral chelated, dan mineral. Spirulina mudah diasimilasi tubuh. Mengandung potassium, kalsium, seng, magnesium, mangan, selenium, besi, tembaga dan fosfor. Ini juga menyediakan klorofil alami.

Spirulina telah digunakan selama ribuan tahun. Ini adalah salah satu dari beberapa tanaman sumber vitamin B12, menjadikannya sebagai suplemen gizi yang sangat baik bagi diet vegetarian yang biasanya kekurangan vitamin B12. Karena kemampuan nyata merangsang sistem kekebalan, spirulina memiliki efek antivirus dan antikanker. Spirulina juga dapat membantu melindungi reaksi alergi berbahaya.

Menariknya, spirulina telah digunakan di Rusia untuk menolong korban, terutama anak-anak, saat bencana nuklir di Chernobyl. Pada anak-anak ini, yang tulang sumsum telah rusak dari paparan radiasi, spirulina tampaknya meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda belum mengetahui informasi lengkap mengenai Spirulina, silakan menuju ke artikel Komposisi dan Manfaat Spirulina.

Siapa Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur?

Nah, jika saat ini Anda memerlukan Spirulina di Kawasan Nusa Tenggara Timur, silakan hubungi Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur terdekat. Memang Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur belum merata di berbagai kota-kabupaten. Untuk beberapa kota-kabupaten balum ada agen sama sekali. Oleh karena itu, jika di kota tempat tinggal Anda belum ada Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur, tentu Anda bisa mendapatkannya dari Kang Erdien ~ DISTRIBUTOR UTAMA Spirulina Pusat Kota Bandung. Silakan kenali, ini dia orangnya.

Kang Erdien, Erdien Synergy, Konsultan Detox, One Day Detox, Clean Detox, Basic Detox, Premium Detox, Royal Detox, Smart Detox, Sentra Detox, Detox Your Body, Agen ProArgi-9 Plus, Agen Spirulina Synergy, Agen Liquid Klorofil, Agen Chlorophyll Synergy, Agen Noni Plus Synergy, Agen Mistica Synergy, Agen Colostrum Synergy, Agen Joint Formula Synergy, Agen Calcium Mag Synergy, Agen Maximum Protein Synergy, Agen NutriBurst Synergy, Agen Garlic Synergy, Agen Radiance Synergy, Agen Vera Gel Synergy, Agen Facial Scrub Synergy, Agen Cleansing Gel Synergy, Agen All in One Miss, Agen Serum Synergy, Agen Hydrating Toner Synergy, Konsultan Detox Synergy

Kang Erdien

CALL/SMS: 0858-6001-1277

WhatsApp: 0821-1917-0489

BlackBerry Messenger: ERDIEN01

Jaringan Agen Spirulina Seluruh Indonesia CEK di SINI

Sub Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur

  • BELUM ADA AGEN SPIRULINA NUSA TENGGARA TIMUR
  • HUBUNGI LANGSUNG KANG ERDIEN
  • CALL/SMS: 0858-6001-1277 || WhatsApp: 0821-1917-0489 || BlackBerry Messenger: ERDIEN01


FORMAT Pemesanan Spirulina

Melalui Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur 

Bagi Anda yang memerlukan Spirulina, silakan SMS salah satu Agen Spirulina Seluruh Indonesia yang kami tampilkan di atas dengan Format SMS seperti contoh berikut.

Maman Darmawan, Order 7 Box Spirulina, Jln. Setiabudi No. 12 RT 01 RW 05 Kel.Isola Kec.Sukasari Kota Bandung, via BNI

PELUANG BISNIS SPIRULINA SELURUH INDONESIA

Peluang Bisnis Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur 

Anda dapat melihat dari data di atas bahwa Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur masih sangat kurang. Baru di beberapa kota-kabupaten saja yang ada Agen Spirulina. Hal ini tentu peluang besar bagi siapa pun yang mau menjadi agen Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur. Sebagai gambaran, Area Bisnis Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur mencakup kawasan berikut.

  • Agen Spirulina Kota Kupang
  • Agen Spirulina Kabupaten Alor
  • Agen Spirulina Kabupaten Belu
  • Agen Spirulina Kabupaten Ende
  • Agen Spirulina Kabupaten Flores Timur
  • Agen Spirulina Kabupaten Kupang
  • Agen Spirulina Kabupaten Lembata
  • Agen Spirulina Kabupaten Malaka
  • Agen Spirulina Kabupaten Manggarai
  • Agen Spirulina Kabupaten Manggarai Barat
  • Agen Spirulina Kabupaten Manggarai Timur
  • Agen Spirulina Kabupaten Ngada
  • Agen Spirulina Kabupaten Nagekeo
  • Agen Spirulina Kabupaten Rote Ndao
  • Agen Spirulina Kabupaten Sabu Raijua
  • Agen Spirulina Kabupaten Sikka
  • Agen Spirulina Kabupaten Sumba Barat
  • Agen Spirulina Kabupaten Sumba Barat Daya
  • Agen Spirulina Kabupaten Sumba Tengah
  • Agen Spirulina Kabupaten Sumba Timur
  • Agen Spirulina Kabupaten Timor Tengah Selatan
  • Agen Spirulina Kabupaten Timor Tengah Barat

Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur, Agen Spirulina Kupang, Agen Spirulina Alor, Agen Spirulina Belu, Agen Spirulina Ende, Agen Spirulina Flores Timur, Agen Spirulina Kupang, Agen Spirulina Lembata, Agen Spirulina Malaka, Agen Spirulina Manggarai, Agen Spirulina Manggarai Barat, Agen Spirulina Manggarai Timur, Agen Spirulina Ngada, Agen Spirulina Nagekeo, Agen Spirulina Rote Ndao, Agen Spirulina Sabu Raijua, Agen Spirulina Sikka, Agen Spirulina Sumba Barat, Agen Spirulina Sumba Barat Daya, Agen Spirulina Sumba Tengah, Agen Spirulina Sumba Timur, Agen Spirulina Timor Tengah Selatan, Agen Spirulina Timor Tengah Barat

AMBIL PELUANG BISNISNYA SEKARANG

SEBELUM DISIKAT HABIS OLEH ORANG LAIN

Hubungi Kang Erdien

CALL/SMS: 0858-6001-1277

WhatsApp: 0821-1917-0489

BlackBerry Messenger: ERDIEN01

Demikianlah informasi Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur dan beberapa informasi tambahannya. Semoga bermanfaat untuk Anda dan orang-orang di sekitar Anda!!! Selamat berbelanja dari Agen Spirulina Nusa Tenggara Timur terdekat di kota Anda 🙂

MIOM

MIOM

FAKTA menunjukkan bahwa makin hari kian banyak kaum wanita yang terkena masalah MIOM. Apa, mengapa, dan bagaimana mengatasi masalah miom tersebut agar tidak mengganggu, mengancam, dan membahayakan kesehatan dna jiwa?

Mengenal Miom

Miom adalah pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas. Miom dikenal juga dengan nama mioma, uteri fibroid, atau leiomioma. Miom berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak.

Miom, Gejala Miom, Penyebab Miom, Pemicu Miom, Pengobatan Miom, Pencegahan Miom, Anti Miom, Penangkal Miom, Penyembuhan Miom, Herbal Miom, Obat Herbal Miom, Obat Miom Ampuh

Gejala Miom

Sebagian wanita pernah memiliki miom dalam hidup mereka. Namun terkadang kondisi ini tidak diketahui oleh sebagian wanita yang mengalami karena tidak muncul gejala. Jika ada, gejala yang mungkin muncul akibat miom adalah:

  • Masa menstruasi menyakitkan atau berlebih.
  • Rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah.
  • Rasa tidak nyaman, bahkan sakit, saat berhubungan seksual.
  • Sering buang air kecil.
  • Mengalami konstipasi.
  • Keguguran, mengalami kemandulan, atau bermasalah pada masa kehamilan (sangat jarang terjadi).

Ukuran Miom

Ukuran miom sangat bervariasi, ada yang sekecil biji dan ada juga yang berukuran besar hingga mengakibatkan rahim membesar. Dalam satu periode, miom yang muncul mungkin hanya satu, namun bisa juga muncul beberapa secara sekaligus.

Jenis Miom

Jenis miom yang ada dibedakan berdasarkan lokasi tumbuhnya miom, yaitu

  • Fibroid intramural. Miom jenis ini tumbuh di antara jaringan otot rahim. Lokasi ini merupakan tempat yang paling umum terbentuknya miom.
  • Fibroid subserous. Miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Jenis ini bisa tumbuh menjadi sangat besar.
  • Fibroid submucous. Miom ini tumbuh di lapisan otot bagian dalam dari dinding rahim. Jika sampai tumbuh, miom ini bisa menyebabkan pendarahan parah saat menstruasi dan komplikasi serius lainnya.
  • Fibroid pedunculated. Miom jenis ini tumbuh di batang kecil di dalam atau di luar rahim.

Penyebab Munculnya Miom

Hingga kini, penyebab kemunculan miom masih belum diketahui. Kemunculan kondisi ini dikaitkan dengan hormon estrogen (hormon reproduksi yang dihasilkan oleh ovarium). Biasanya miom muncul pada usia sekitar 16-50 tahun, saat kadar estrogen dalam diri wanita sedang tinggi-tinggnya. Setelah mengalami menopause, miom akan menyusut karena penurunan kadar estrogen. Satu dari tiga wanita memiliki miom pada usia yang sama, yaitu di antara usia 30-50 tahun.

Miom lebih sering muncul pada wanita dengan berat badan berlebih atau yang mengalami obesitas. Dengan meningkatnya berat tubuh, hormon estrogen di dalam tubuh juga akan meningkat. Selain itu, faktor keturunan juga berperan dalam kasus miom. Wanita dengan ibu dan saudara perempuan yang pernah mendapatkan miom akan cenderung memiliki miom.

Beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko munculnya miom adalah menstruasi yang dimulai terlalu dini, banyak mengonsumsi daging merah dibandingkan sayur-sayuran dan buah-buahan, dan kebiasaan mengonsumsi alkohol.

Risiko seorang wanita mengalami miom akan menurun setelah melahirkan anak. Risiko itu akan semakin kecil jika memiliki lebih banyak anak.

Diagnosis Miom

Miom, Gejala Miom, Penyebab Miom, Pemicu Miom, Pengobatan Miom, Pencegahan Miom, Anti Miom, Penangkal Miom, Penyembuhan Miom, Herbal Miom, Obat Herbal Miom, Obat Miom Ampuh,Diagnosis Miom, Pemeriksaan Miom, Penanganan Miom, Operasi Miom, Pengangkatan Miom

Miom terkadang didiagnosis secara tidak disengaja ketika Anda melakukan pemeriksaan ginekologi, melakukan tes, atau pencitraan tertentu. Hal ini terjadi karena miom seringkali tidak menimbulkan gejala sama sekali. Jika Anda mengalami beberapa gejala miom dan berlangsung cukup lama, segera cari tahu penyebabnya. Biasanya dokter akan menyarankan untuk menjalani pemindaian ultrasonografi (USG) untuk memastikan diagnosisnya atau mencari tahu penyebab kemunculan gejala yang Anda alami.

Pengobatan Miom

Miom yang tidak memunculkan gejala tertentu, biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Biasanya setelah masa menopause, miom jenis ini akan menyusut atau bahkan menghilang tanpa menjalani pengobatan. Pengobatan akan dilakukan pada miom yang menimbulkan gejala. Pengobatan ini berfungsi meringankan gejala yang muncul. Apabila pengobatan yang dilakukan tidak memiliki dampak yang efektif, pelaksanaan prosedur operasi perlu dilakukan.

SOLUSI PENCEGAHAN MIOM

  • Lebih banyak konsumsi buah dan sayuran sehat.
  • Mengatur asupan daging.
  • Mengunyak lebih lama saat konsumsi daging agar mudah dicerna nantinya.
  • Memilih asupan rendah glukosa.
  • Minum air bening yang memadai (setidaknya 0,03 × berat badan, dianjurkan lebih banyak).
  • Batasi asupan yang dapat memicu hormon estrogen seperti tahu, tempe, kacang kedelai, dan taoge.
  • Tidur secara teratur dan jaga tingkat STRESS pada level aman

NUTRISI PENANGKAL MIOM

Sebagai langkah preventif, biasakan minum Chlorophyll Plus agar pH darah Anda terjaga tetap lebih basa. Karena ketika pH darah drop hingga keasaman 5,8 saja, sel kanker langsung aktif. Adapun bagi yang sudah terkena kista dan miom atau jenis kanker dan tumor lain, maka
  • Mimun Chlorophyll Plus 15ml dengan 300ml air bening, ketika bangun tidur dan setiap 30 menit sebelum makan
  • Minum 5 kapsul Spirulina setelah makan
  • Minum 200ml Noni Plus dibagi 4 kali setiap hari

Miom, Gejala Miom, Penyebab Miom, Pemicu Miom, Pengobatan Miom, Pencegahan Miom, Anti Miom, Penangkal Miom, Penyembuhan Miom, Herbal Miom, Obat Herbal Miom, Obat Miom Ampuh

OKE… itulah sekilas tentang miom dan berbagai informasi penanganan agar terhindar dari ancaman miom. Semoga bermanfaat 🙂